Coban Rondo adalah air terjun di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, yang sejak lama jadi tujuan keluarga dari Malang dan Batu. September 2026 lalu, kebakaran hutan di rangkaian Gunung Buthak sempat menjangkau kawasan hutan desa yang sama. Berikut kondisi terbaru, cara ke sana, dan cara menyusunnya dalam satu hari perjalanan.
Status per 3 Oktober 2026:
- Penutupan Coban Rondo: sampai 3 Oktober 2026 kami tidak menemukan pengumuman resmi maupun berita yang menyebut kawasan wisata ini ditutup. Kami juga belum menemukan konfirmasi resmi bahwa operasionalnya normal.
- Titik api di Pandesari: per 13 September 2026, BPBD Kabupaten Malang masih menemukan titik api di kawasan hutan Desa Pandesari dan Desa Pujon Kidul.
- Api di Gunung Buthak: pada 22 September 2026, Perhutani KPH Malang menyatakan kebakaran di kawasan Gunung Buthak sudah padam. Hari itu api sempat muncul lagi dari sisa bara dan langsung dipadamkan, dan tim gabungan tetap bersiaga untuk pendinginan.
- Saran kami: hubungi pengelola sebelum berangkat untuk memastikan jam buka dan kondisi asap pada hari kunjungan.
Kalau Anda sedang menyusun paket wisata Malang dan ingin memasukkan air terjun ini, sampaikan sejak awal agar jadwalnya bisa dikonfirmasi ulang H-1.
Apa yang Terjadi di Sekitar Coban Rondo?
Kebakaran yang dimaksud terjadi di rangkaian Gunung Buthak sampai Gunung Kawinajang, dimulai 1 September 2026. Air terjun ini berada di lereng yang sama, sehingga wajar banyak calon pengunjung bertanya apakah air terjunnya ikut terdampak. Sejauh pemberitaan yang kami telusuri, yang ditutup resmi adalah jalur pendakian, bukan kawasan air terjun.
Menurut BPBD Kabupaten Malang, area terdampak di Buthak dan Kawinajang sudah sekitar 478 hektare per 13 September 2026. BPBD Jawa Timur kemudian memperkirakan luasnya mencapai sekitar 1.000 hektare pada 18 September 2026, dengan pemadaman dibantu water bombing dari helikopter. Saat menyatakan api padam pada 22 September 2026, Perhutani mencatat luas terdampak sekitar 1.530 hektare, mencakup Gunung Kawinajang, Gunung Malang, Gunung Gentong, dan kawasan Batu Tulis.
Jalur pendakian Gunung Buthak, Panderman, dan Bokong ditutup sejak 1 September 2026 sampai batas waktu yang belum ditentukan. Sampai 3 Oktober 2026 kami belum menemukan pengumuman pembukaannya.
Satu hal yang sering membingungkan: berita "5 hektare hutan Coban Rondo terbakar" yang masih muncul di pencarian adalah kejadian 26 Agustus 2024, seperti diberitakan detikJatim. Kejadian itu bukan bagian dari kebakaran tahun ini.
Lokasi dan Akses ke Coban Rondo
Alamat lengkapnya adalah Jalan Coban Rondo, Krajan, Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Secara administratif kawasan ini masuk Kabupaten Malang, meski jalan masuknya paling sering dicapai lewat Kota Batu. Kawasan air terjunnya berada di dalam hutan yang dikelola Perhutani.
Dari Kota Malang
Rutenya mengarah ke Kota Batu, lalu lanjut ke arah Pujon. IDN Times mencatat jaraknya sekitar 30 kilometer dari Kota Malang dengan waktu tempuh kira-kira satu jam. Di akhir pekan dan musim libur, ruas Malang sampai Batu sering padat, jadi sisihkan waktu lebih.
Dari Kota Batu
Dari Batu Anda tinggal mengikuti jalan raya ke arah Pujon. Jaraknya lebih dekat daripada dari Kota Malang, tetapi jalannya menanjak dan berkelok. Pengemudi yang belum terbiasa dengan jalan pegunungan sebaiknya tidak memaksakan diri saat kabut turun.
Kendaraan yang cocok
Mobil pribadi atau mobil sewaan paling praktis, karena Anda bisa berhenti di Pujon atau Batu tanpa menunggu angkutan. Kalau tidak ingin menyetir di tanjakan, sewa mobil Malang dengan sopir yang hafal jalur Batu dan Pujon jadi pilihan yang lebih tenang. Untuk rombongan keluarga besar atau kantor, sewa Hiace Malang membuat semua peserta berangkat dalam satu kendaraan.
Apa Saja yang Ada di Kawasan Coban Rondo?
Daya tarik utamanya tentu air terjun setinggi sekitar 84 meter, yang menurut detikJatim bersumber dari mata air Cemoro Dudo. Air terjun ini berada di ketinggian sekitar 1.135 meter di atas permukaan laut, sehingga udaranya sejuk sepanjang hari.
Dari tempat parkir, pengunjung berjalan menyusuri jalur setapak menuju air terjun. detikJatim pada Mei 2026 menilai aksesnya relatif mudah untuk semua usia. Fasilitas yang disebut detikJatim pada November 2025:
- Fasilitas dasar: area parkir luas, toilet, musala, dan warung makan.
- Taman labirin: lorong tanaman yang paling disukai anak-anak.
- Wahana berbayar: berkuda, sepeda gunung, kereta mini, paintball, tubing, dan flying fox.
Ketersediaan wahana bisa berubah, apalagi setelah musim kebakaran. Tanyakan ke pengelola wahana mana yang sedang beroperasi pada hari kunjungan Anda.
Soal harga tiket dan jam buka, kami sengaja tidak mencantumkan angka. Sumber yang ada memuat angka yang berbeda satu sama lain, dan kami belum menemukan rilis resmi terbaru dari pengelola.
Kapan Waktu Terbaik ke Coban Rondo?
Waktu terbaik ke Coban Rondo adalah pagi hari pada hari kerja. Udara masih segar, jalur setapak belum ramai, dan Anda punya waktu cukup untuk lanjut ke destinasi lain di Pujon atau Batu sebelum sore. Akhir pekan dan musim libur sekolah biasanya membuat parkir dan jalan masuk lebih padat.
Pertimbangkan juga musimnya:
- Musim kemarau: jalur lebih kering dan tidak licin, tetapi risiko kebakaran hutan di lereng sekitarnya lebih tinggi, seperti yang terjadi September 2026. Cek kondisi asap sebelum berangkat.
- Musim hujan: debit air terjun lebih deras dan pemandangan lebih hijau, tetapi jalur batu bisa licin dan kabut sering turun di jalan Batu sampai Pujon.
Selama sisa musim kemarau 2026, hindari datang saat angin kencang, dan bawa masker kalau masih tercium bau asap dari lereng gunung.
Cocok untuk Siapa?
Air terjun ini termasuk yang paling ramah untuk rombongan campuran, karena pengunjung tidak perlu trekking panjang. Meski begitu, kebutuhan tiap kelompok berbeda.
| Kelompok | Kenapa cocok | Yang perlu diperhatikan |
|---|---|---|
| Keluarga | Jalur pendek dari parkir, ada labirin dan warung | Datang pagi agar tidak berebut parkir |
| Anak-anak | Labirin dan wahana ringan | Awasi di dekat aliran sungai dan batu basah |
| Lansia | Tidak perlu mendaki seperti coban lain | Pakai alas kaki antiselip, jalan pelan di jalur basah |
| Penderita asma | Udara pegunungan yang sejuk | Tunda kunjungan kalau masih ada asap di sekitar Pujon |
Untuk lansia, satu keterbatasan perlu disampaikan terus terang. Kami tidak menemukan data resmi tentang panjang jalur setapak dari parkir ke air terjun, jadi tanyakan langsung ke pengelola kalau anggota rombongan memakai kursi roda atau tongkat.
Rute Gabungan Coban Rondo, Pujon, dan Batu
Kawasan ini paling enak dikunjungi pagi, lalu dilanjutkan ke tujuan yang searah. Dua pola berikut tidak memerlukan pindah ke air terjun lain, cocok untuk Anda yang ingin satu hari santai.
Pola 1: Pujon seharian
- Pagi: Coban Rondo, sekitar dua jam termasuk jalan santai dan labirin.
- Siang: Desa Wisata Pujon Kidul untuk makan siang di Cafe Sawah, kafe di tengah persawahan yang jadi ikon desa itu.
- Sore: kembali ke arah Batu sebelum kabut turun di jalan pegunungan.
Desa Pujon Kidul termasuk desa yang kawasan hutannya ikut disebut BPBD Kabupaten Malang saat kebakaran September 2026. Konfirmasi juga status operasionalnya sebelum berangkat.
Pola 2: Coban Rondo lalu Kota Batu
- Pagi: Coban Rondo.
- Siang: turun ke Kota Batu untuk wisata dalam ruangan seperti Museum Angkut, yang tetap nyaman kalau cuaca berubah.
- Malam: Alun-Alun Batu untuk kuliner dan bianglala.
Pola kedua cocok untuk keluarga dengan anak kecil, karena separuh hari dihabiskan di tempat yang tidak bergantung pada kondisi hutan.
Kesimpulan
Ada tiga hal yang perlu Anda pegang sebelum ke Coban Rondo. Pertama, sampai 3 Oktober 2026 belum ada pengumuman penutupan kawasan ini, tetapi titik api sempat terdeteksi di hutan Pandesari, jadi hubungi pengelola sebelum berangkat. Kedua, datanglah pagi pada hari kerja, dan perhatikan kondisi asap selama sisa musim kemarau. Ketiga, gabungkan dengan Pujon Kidul atau Kota Batu agar satu hari perjalanan tetap efisien tanpa banyak bolak-balik.
Ingin ke Coban Rondo Tanpa Repot Cek Status Sendiri?
Kirim tanggal rencana, jumlah peserta, dan kota keberangkatan Anda. Tim kami bantu menyusun rute Pujon dan Batu serta mengonfirmasi kondisi terbaru sebelum hari keberangkatan.
Chat Admin di WhatsApp



